Pengantar Bisnis - Pasar
PASAR
A. Pengertian
Pasar adalah tempat bertemunya penjual dan pembeli untuk melakukan transaksi jual beli berbagai produk atau jasa. pasar juga dapat didefinisikan sebagai serangkaian sistem dan tidak hanya sebatas tempat dimana sistem tersebut mampu mengatur kepentingan antara pihak pembeli dan penjual. Pasar dapat terbentuk dimana saja dan kapan saja. seperti didalam bis, terminal, halte, stasiun, rumah sakit, bengkel, dll. Yang artinya walaupun penjual dan pembeli tidak berada dilokasi yang sama, transaksi jual beli tetap dapat terjadi.
B. Syarat-syarat
- Penjual
- Pembeli
- Tersedianya barang/jasa yg diperjual belikan
- Terjadinya kesepakatan penjual dan pembeli
C. Fungsi
Distribusi
Pasar mendekatkan jarak konsumen dengan produsen dalam melaksanakan transaksi. Serta menyalurkan barang-barang hasil produksi kepada konsumen. Contohnya penjual grosir membeli barang pada produsen, penjual eceran membeli barang pada penjual grosiran/produsen, barulah biasanya konsumen membeli barang kepada penjual baik secara eceran maupun grosiran.
Pembentukan harga
Sebelum terjadi transaksi jual beli terlebih dahulu dilakukan tawar menawar, sehingga diperoleh kesepakatan harga antara penjual dan pembeli. Dalam proses tawar menawar itulah keingan kedua belah pihak antara penjual dan pembeli digabungkan untuk menentukan kesepakatan harga atau disebut dengan harga pasar. Tetapi seiring berkembangnya zaman ada pula pasar yang harga jualnya tidak dapat dilakukan tawar menawar yaitu pasar modern/supermarket.
Promosi
Pasar merupakan sarana yang paling tepat untuk dijadikan tempat promosi karena pasar banyak dikunjungi pembeli.
D. Jenis-jenis
I. Menurut bentuk kegiatannya pasar dibagi menjadi dua, sebagai berikut :
Pasar Nyata
Yaitu pasar dimana barang yang diperjualbelikan benar-benar ada serta penjual dan pembeli bertemu langsung. Contohnya pasar tradisional dan pasar swalayan.
Ciri-ciri
- Transaksi dilakukan secara tunai
- Barang dapat dibawa/diambil saat itu juga
- Barang yang diperjualbelikan benar-benar ada/nyata
- Penjual dan pembeli bertemu langsung
Pasar Abstrak
Ciri-ciri
- Penjual dan pembeli berada ditempat yang berbeda dan berjauhan jaraknya
- Transaksi dilandasi oleh rasa saling percaya
- Barang yang dijualperbelikan tidak tersedia hanya contoh saja
- Transaksi dilakukan dalam partai besar.
II. Menurut luas kegiatannya pasar dibagi menjadi empat, sebagai berikut :
Pasar Regional
Pasar yang daerah pemasarannya meliputi beberapa negara pada wilayah tertentu. Misalnya dikawasan Asia tenggara disebut AFTA.Pasar Internasional
Pasar yang daerah pemasarannya mencangkup seluruh dunia. Misalnya pasar kopi di Brazil dan pasar wol di Sydney, Australia.Pasar Lokal
Pasar yang Daerah pemasarannya hanya meliputi daerah tertentu saja, dan pada umumnya menawarkan barang yang dibutuhkan masyarakat sekitar.
Pasar Nasional
Pasar yang daerah pemasarannya meliputi satu negara. Pasar ini menjual barang-barang yang dibutuhkan masyarakat negara tersebut.
III. Menurut cara transaksinya pasar dibagi menjadi dua, sebagai berikut :
Pasar Tradisional
Pasar Tradisional adalah pasar yang bersifat tradisional dan konvensional dimana para penjual dan pembeli dapat mengadakan tawar-menawar secara langsung. Barang-barang yang diperjualbelikan adalah barang yang berupa kebutuhan pokok sehari-hari.
Pasar Modern
Pasar Modern adalah pasar yang bersifat modern dimana barang-barang yang diperjualbelikan dengan harga pas dan dengan layanan sendiri. Tempat berlangsungnya pasar ini adalah di mall, plaza, dan tempat-tempat lainnya.
E. Struktur Pasar
I. Pasar Persaingan Sempurna (Perfect Competition Market)
Pasar persaingan sempurna merupakan suatu pasar dimana jumlah penjual dan pembeli sangat banyak dan produk yang ditawarkan sejenis. Contoh barang yang dijual pada bentuk pasar ini adalah beras, gandum, kentang, batu bara dan sebagainya.
Agar mudah membedakan, pasar persaingan sempurna memiliki ciri-ciri pokok antara lain :
- Jumlah penjual dan pembeli banyak
- Barang jualan bersifat homogen
- Tidak ada campur tangan pemerintah dalam penentuan harga
- Faktor-faktor produksi bergerak bebas
- Penjual adalah price taker (pengambil keputusan harga)
- Konsumen mempunyai posisi kuat untuk tawar menawar
- Sulit mendapat keuntungan di atas rata-rata
- Free entry and exit (tidak ada hambatan untuk keluar masuk pasar bagi penjual)
II. Pasar Persaingan Tidak Sempurna (Imperfect Competition Market)
Pasar persaingan tidak sempurna merupakan jenis pasar yang hanya memiliki penjual terbatas tetapi pembelinya sangat banyak. Barang atau jasa yang terdapat dalam pasar ini heterogen. karena jumlah penjualnya terbatas maka penjual menjadi pihak yang menentukan harga. Kenapa dikatakan "tidak sempurna"? Hal ini karena dianggap ada kecacatan yang menimbulkan ketidakadilan dalam pasar.
Pasar persaingan tidak sempurna juga memiliki ciri-ciri pokok, antara lain :
- Hanya terdapat sedikit penjual dengan sangat banyak pembeli
- Harga ditentukan oleh penjual karena ada unsur monopoli sehingga interaksi ekonomi atau jumlah permintaan dan penawaran kurang berperan dalam pembentukan harga
- Sulit untuk produsen atau penjual baru masuk ke dalam pasar
- Barang dan jasa yang ditawarkan bervariasi tetapi akan sulit untuk mencari barang subtitusinya.
Dalam pasar persaingan tidak sempurna ini dibagi menjadi beberapa jenis yaitu:
1) Pasar Monopoli
Monopoli sendiri terdiri dari kata 'mono' yang artinya satu dan 'poli' yang artinya penjual. Sesuai namanya, pasar ini hanya ada satu penjual berlaku sebagai penentu harga karena tidak ada yang menyaingi dan barang yang dihasilkan tidak memiliki barang substitusi. Contohnya seperti PLN, PDAM, PT KAI, Pertamina dan lain-lain.
2) Pasar Oligopoli
Berbeda dengan pasar monopoli, pasar oligopoli dikuasai oleh beberapa perusahaan namun jumlah barang yang ditawarkan tetaplah homogen atau satu jenis saja. Pasar oligopoli biasanya dilakukan dengan bentuk upaya menahan perusahaan potensial dapat memasuki pasar. Contoh dari pasar oligopoli antara lain industri motor, industri air mineral, industri rokok dan lain sebagainya.
3) Pasar Monopolistis
Jenis pasar yang ini lebih asyik dari dua jenis tadi. Pasar monopolistis ini berisi beberapa produsen dengan jenis barang yang serupa namun karakteristiknya berbeda-beda. Produsen juga mempunyai kemampuan untuk memengaruhi harga pasar, tapi tidak terlalu besar dibandingkan dengan pasar monopoli dan oligopoli. Contoh dari pasar monoplistis seperti produsen sabun, sampo, pasta gigi, motor, dan sebagainya.
Video Pembelajaran
- Materi : "Ruangguru - Pasar"
- Video : Channel Youtube " Mom & Kids Insights"
Komentar
Posting Komentar